Langsung ke konten
Artikel

Peta Kuliner Halal Terdekat dari Masjidil Haram untuk Sahur dan Berbuka

Muslim man breaking pita bread at a dining table for dinner during iftar indoors.

Foto: Michael Burrows / Pexels

Bagi jamaah umroh yang sedang berada di Makkah, momen sahur dan berbuka menjadi waktu yang istimewa. Selain menjadi kesempatan mengisi energi sebelum menjalankan ibadah, waktu makan bersama juga bisa menjadi ajang berbagi cerita dengan sesama jamaah. Masalahnya, banyak jamaah yang masih bingung mencari tempat makan halal yang dekat, terjangkau, dan tentunya lezat di sekitar Masjidil Haram.

Artikel ini akan membantu Anda memetakan pilihan kuliner halal terdekat dari area Masjidil Haram, khusus untuk kebutuhan sahur dan berbuka. Mulai dari yang berada di dalam kompleks masjid, hingga restoran di jalan-jalan sekitar seperti Ajyad, Ibrahim Al Khalil, dan Jabal Omar. Simak panduan lengkapnya berikut ini.

Mengapa Memilih Kuliner Dekat Masjidil Haram?

Memilih tempat makan yang dekat dengan Masjidil Haram bukan tanpa alasan. Selain menghemat waktu dan tenaga, lokasi yang strategis membuat Anda bisa lebih fokus beribadah. Terutama saat bulan Ramadan atau musim umroh yang padat, mobilitas menjadi tantangan tersendiri.

Beberapa keuntungan makan di area dekat Masjidil Haram antara lain:

  • Hemat waktu — Anda bisa kembali ke masjid dengan cepat untuk shalat berjamaah.
  • Praktis — Tidak perlu naik taksi atau bus untuk mencari makanan.
  • Suasana khas — Banyak restoran menyajikan nuansa Timur Tengah yang autentik.
  • Pilihan beragam — Mulai dari makanan kaki lima hingga restoran hotel berbintang.

Namun, penting untuk tetap memastikan bahwa makanan yang Anda konsumsi benar-benar halal dan higienis. Sebagian besar makanan di Makkah memang halal, tetapi kualitas dan kebersihannya tetap perlu diperhatikan.

Peta Kuliner Halal di Dalam Kompleks Masjidil Haram

Di dalam kompleks Masjidil Haram, tersedia beberapa area makan yang bisa diakses jamaah. Lokasinya biasanya berada di lantai bawah atau area perluasan masjid. Cocok untuk Anda yang ingin makan cepat tanpa keluar dari area masjid.

1. Food Court Lantai Dasar Masjidil Haram

Beberapa food court di lantai dasar menyediakan menu seperti nasi mandi, roti arab, kurma, dan air zamzam. Harganya relatif terjangkau dan porsinya pas untuk sahur atau berbuka.

2. Gerai Kurma dan Air Zamzam

Hampir di setiap sudut masjid terdapat gerai yang menjual kurma Ajwa, Sukkari, dan air zamzam. Ini pilihan praktis untuk berbuka puasa sesuai sunnah, sebelum menyantap makanan utama.

3. Kios Roti dan Kopi Arab

Untuk sahur ringan, Anda bisa menemukan kios roti arab (khubz) dan kopi arab yang buka 24 jam. Cocok untuk jamaah yang ingin sahur sederhana namun tetap mengenyangkan.

Kuliner Halal di Jalan Ajyad dan Sekitarnya

Jalan Ajyad adalah salah satu kawasan paling populer untuk mencari makanan di Makkah. Jaraknya hanya beberapa menit jalan kaki dari Masjidil Haram, tepatnya di sisi selatan. Di sini banyak restoran yang buka 24 jam, sangat cocok untuk sahur.

  • Al Baik — Restoran ayam goreng legendaris asal Arab Saudi. Selalu ramai, tapi pelayanannya cepat.
  • Abu Nawas Restaurant — Menyajikan menu khas Arab seperti mandi, kabsa, dan grilled chicken.
  • Al Tazaj — Cocok untuk pecinta ayam bakar dengan bumbu khas Timur Tengah.
  • Herfy — Jaringan fast food lokal dengan menu burger dan ayam crispy.
  • Kudu — Alternatif cepat saji yang halal dan ramah kantong.

Selain restoran besar, di sepanjang Jalan Ajyad juga banyak warung kecil yang menjual shawarma, falafel, dan sandwich. Harganya mulai dari 5–15 SAR, sangat cocok untuk jamaah dengan budget terbatas.

Pilihan Kuliner di Jalan Ibrahim Al Khalil

Jalan Ibrahim Al Khalil membentang dari Masjidil Haram ke arah utara menuju Misfalah. Kawasan ini dikenal sebagai pusat kuliner dengan banyak restoran keluarga dan kafe yang nyaman.

Restoran Rekomendasi

  1. Al Nakheel Restaurant — Terkenal dengan menu buffet dan hidangan Arab otentik.
  2. Twina — Restoran seafood dan grill yang banyak dipilih jamaah Indonesia.
  3. Al Romansiah — Sajian nasi mandi dan kambing bakar yang menggugah selera.
  4. Pizza Company — Pilihan cepat untuk sahur atau berbuka bersama keluarga.

Beberapa restoran di kawasan ini menyediakan paket berbuka puasa dengan harga sekitar 30–60 SAR per orang. Biasanya sudah termasuk kurma, sup, nasi, lauk, dan minuman.

Kuliner Halal di Area Jabal Omar dan Clock Tower

Kawasan Jabal Omar dan sekitar Clock Tower (Abraj Al Bait) menawarkan pilihan kuliner yang lebih premium. Banyak restoran di dalam mal dan hotel yang menyajikan menu internasional.

  • Food Court Abraj Al Bait — Menyediakan berbagai pilihan makanan cepat saji dan lokal.
  • Alqasr Restaurant — Restoran mewah dengan pemandangan langsung ke Ka’bah.
  • Mado — Kafe Turki yang terkenal dengan aneka dessert dan kopi.
  • Starbucks dan lokal kafe — Cocok untuk sahur ringan atau sekadar ngopi setelah tarawih.

Harga di kawasan ini relatif lebih tinggi, namun fasilitasnya nyaman dan bersih. Cocok untuk jamaah yang ingin menikmati suasana makan yang lebih tenang.

Tips Memilih Kuliner untuk Sahur dan Berbuka

Agar pengalaman kuliner Anda di Makkah semakin menyenangkan, perhatikan beberapa tips berikut:

  1. Pilih menu yang mengenyangkan — Seperti nasi mandi, kabsa, atau roti gandum, agar energi bertahan lebih lama.
  2. Perhatikan waktu buka — Beberapa restoran tutup saat waktu shalat, jadi pastikan Anda datang di waktu yang tepat.
  3. Bawa uang tunai — Sebagian warung kecil belum menerima kartu atau e-wallet.
  4. Utamakan kebersihan — Pilih tempat makan yang terlihat bersih dan ramai pembeli.
  5. Cek harga terlebih dahulu — Beberapa restoran di area wisata memasang harga lebih tinggi, jadi tanyakan dulu sebelum memesan.

Selain itu, jangan lupa untuk selalu membaca doa sebelum makan dan tetap menjaga adab saat berada di tanah suci. Makan bukan hanya soal mengisi perut, tetapi juga bagian dari ibadah.

Menjaga Pola Makan Selama Umroh

Selama berada di Makkah, jamaah sering kali mengalami perubahan pola makan dan cuaca. Agar tubuh tetap fit, penting untuk menjaga asupan gizi seimbang. Konsumsi banyak air, kurma, dan buah-buahan segar yang mudah ditemukan di sekitar Masjidil Haram.

Hindari makanan yang terlalu pedas atau berminyak berlebihan, terutama saat sahur, agar tidak mengganggu kenyamanan saat beribadah. Jika memungkinkan, pilih menu yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan serat.

Bagi jamaah dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes atau maag, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum memilih menu. Bawa juga obat-obatan pribadi sebagai antisipasi.

Kesimpulan

Mencari kuliner halal di sekitar Masjidil Haram untuk sahur dan berbuka tidaklah sulit. Mulai dari food court di dalam masjid, restoran di Jalan Ajyad, Jalan Ibrahim Al Khalil, hingga kawasan Jabal Omar, semua tersedia dengan pilihan harga yang beragam. Kuncinya adalah memilih tempat yang bersih, halal, dan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Dengan perencanaan yang baik, waktu sahur dan berbuka Anda di Makkah bisa menjadi momen yang menyenangkan sekaligus memperkuat semangat ibadah. Jangan sampai urusan makan mengganggu kekhusyukan umroh Anda.

Rindunya membawa berkah. Jika Anda sedang merencanakan perjalanan umroh atau haji, percayakan kepada PT Rindu Makkah Madinah. Kami siap membantu Anda merencanakan ibadah yang nyaman, aman, dan penuh makna. Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan informasi paket umroh terbaru dan konsultasi gratis seputar perjalanan ke tanah suci. Semoga Allah memudahkan langkah Anda menuju Baitullah. Aamiin.